Kamis, 01 Maret 2012

Hidup Sederhana dengan 7 Cara


kolomkita/detik
Belajar memasak, salah satu cara hidup sederhana
Di zaman yang serba mahal sekarang ini, hidup sederhana menjadi sebuah pilihan cerdas. Namun, tak banyak orang yang tahu bagaimana melakukannya. Berikut ini adalah 7 tips hidup sederhana yang patut Anda coba.

1. Terapkan gaya hidup sehat. Apa hubungannya hidup sehat dengan kondisi keuangan? Bila Anda sehat, tentu Anda tidak membutuhkan biaya pengobatan atau perawatan jika sewaktu-waktu Anda kena penyakit berat. Karena itu, sebelum kebiasaan begadang, merokok, atau pola makan yang buruk menumpuk jadi penyakit di tubuh Anda, rawat diri Anda baik-baik. Makanlah dengan gizi seimbang, konsumsi multivitamin, minum banyak air putih, latihan secara teratur, dan cukup istirahat.

2. Belajar memasak. Meskipun Anda tidak suka memasak, setidaknya Anda perlu tahu bagaimana memasak sayuran atau daging dengan resep yang sederhana. Bagaimanapun juga, memasak makanan sendiri akan lebih sehat dan lebih murah dibandingkan jajan di luar. Bila Anda cukup mahir memasak, Anda bahkan bisa membuat sendiri jajanan favorit Anda.
3. Berolahraga sendiri di rumah. Tidak harus bergabung dengan pusat kebugaran untuk menjadi sehat. Anda bisa membuka video-video di YouTube untuk mencari program pelangsingan atau pembentukan otot. Simak juga situs-situs yang menawarkan program latihan, seperti www.prevention.com, atau www.womenshealthmag.com. Atau, ikut saja aerobik dan jogging di Stadion Utama Senayan. Semuanya gratis!

4. Pinjam-meminjam baju atau barang lain. Bosan dengan pakaian yang lama tidak lantas berarti Anda harus selalu belanja pakaian baru. Bila Anda masih serumah dengan kakak atau adik, Anda bisa meminjam pakaian mereka. Bahkan, Anda bisa membongkar lemari pakaian ibu untuk mencari gaya vintage. Jika Anda tinggal di tempat kos, Anda juga bisa bertukar pakaian dengan teman sekos (tentu dengan kesepakatan bersama). Hal yang sama juga berlaku untuk barang-barang lain, seperti sepatu, tas, peralatan makan, majalah, buku, DVD, CD, dan lain sebagainya. Kalau bisa dapat lungsuran, kenapa harus membeli?
5. Beli motor. Tidak semua orang butuh kendaraan roda empat, apalagi di era Jakarta yang macet di segala waktu saat ini. Tetapi bila naik kendaraan umum sudah tidak ideal lagi, kenapa tak mencoba membeli motor? Anggap saja hal ini sebagai sebuah investasi, karena selanjutnya Anda bisa mendapatkan alat transportasi yang lebih murah dan lebih cepat. Dengan naik motor pun Anda bisa tetap gaya. Berinvestasilah dengan jaket, sepatu, tas, dan helm yang berkualitas!

6. Cari roommate untuk berbagi biaya. Roomate tidak harus seorang teman; saudara juga bisa, bahkan lebih menguntungkan karena sudah saling mengenal. Bila Anda hidup sendiri, Anda bisa mengontrak rumah, apartemen, atau rumah susun, atau berbagi kamar kos yang cukup besar bersama kakak atau teman baik Anda. Biaya listrik atau air bisa dihemat dengan berbagi bersama mereka.
7. Batasi akses hiburan. Semua orang butuh hiburan atau refreshing, tetapi Anda tidak perlu menyambangi mal setiap hari bukan? Untuk memuaskan hobi Anda nonton, Anda bisa menonton film melalui DVD yang dipinjam dari teman. Cara ini bisa mengurangi pengeluaran saat nonton di bioskop, karena Anda pasti ingin membeli popcorn dan soft drink untuk camilan. Bila Anda hobi membaca-baca majalah fashion, gosip, atau gaya hidup, puas-puaskan saja membaca versi online-nya di kantor. (kmp/erw)

Senin, 20 Februari 2012



BIOGRAFI ENDANK SOEKAMTI


Tanggal 1 Januari 2001 begitu berarti untuk tiga orang berandalan dari jogja Erix, Ari & Dori!

Berawal dari keisengan & banci tampil,Erix mengajak Ari & Dori untuk memikat lawan jenis dengan nge-jamn disebuah event dimlm pergantian tahun. Applaus ratusan orang yang memadati Java café jogja menggema setiap lagu selesai dimainkan.
Respon baik dari teman-teman musisi dimlm itu membuat trio ini memutuskan untuk tetap jalan, dari situ timbul nama “nyleneh” Endank Soekamti.
Walopun terkesan asal-asalan,Nama Endank Soekamti mengandung filosofi yin dan yang bagi mereka. Dua nama tersebut merupakan 2 pribadi yang sangat berbeda. Nama Endank dicomot dari si Endang gebetan Ari yang begitu cantik dan baik hati, Sedangkan Soekamti diambil dari ibu guru Erix yang judes, jahat & galak. Yapz… cukup untuk mewakili baik & buruk.
Setelah itu mereka mulai latihan di studio untuk persiapan mengikuti beberapa acara lokal.anehnya mereka ga pernah lolos seleksi & berakhir sebagai penggembira. Merasa dendam & ga puas sebagai penonton, mereka merubah strategi dengan membuat 2 lagu demo, setelah itu melakukan pendekatan ke radio-radio. Alhasil 2 lagu mereka sukses diputar di radio. Berkat lagu yang tiap pagi siang & malam mereka request sendiri di radio sebagai pancing, Jogjakarta pun pelan2 mulai mengenal Endank soekamti Sampai akhirnya tiba juga banyak orang suka & merequest lagu mereka.. Boomm!!! 6 bulan menjadi top request Endank Soekamti meroket di kota sendiri. Mulai dari situ tawaran manggung ga pernah sepi...,he he.. Bahkan hampir Semua event lokal dikampus2 menampilkan mereka sebagai bintang tamu.
Belum puas dengan botol sebagai bayaran, mereka memutuskan untuk berjuang menuju industri musik nasional. Diakhir tahun 2002 mereka mencoba membuat demo secara digital recording dirumah sendiri untuk dikirim ke label-label besar di Jakarta.Karna bosan menunggu tanggapan dari Jakarta,Erix Dory Ari melakukan diskusi dengan senior2 musisi dijogja,disitulah Pongky jikustik dan tony trax terinspirasi untuk membuat sebuah Label & merekrut Endank soekamti sebagai artisnya.
Juni 2003 Endank Soekamti merilis album pertama “KELAS I” dibawah bendera Proton Record, tak disangka jika respon pendengar musik nasional sangat antusias dengan album ini. Data sampai akhir 2006 mencatat 40ribu keping telah terjual.
Seiring dengan semakin dikenalnya Endank Soekamti muncul sekumpulan anak2 muda yg menamakan diri sebagai kamtis family (fans Endank Soekamti) di berbagai penjuru kota di Indonesia yang jumlahnya semakin hari semakin banyak. Dukungan kamtis membuat mereka lebih bersemangat bertahan di gilanya industrii music indonesia.
Ditahun 2004 Endank Soekamti mulai dilirik Warner Music Indonesia & 2005 akhirnya endank soekamti merilis album kedua “Pejantan Tambun” dibawah Label besar Warner Music Indonesia.
Melewati perjuangan dari panggung kepanggung sepanjang tahun 2005-2006 album ini mengalami penurunan terjual 30.000 copy . Ironisnya showcase mereka tercatat dengan jadwal yang lbh padat. Bahkan ditahun itu Endank soekamti sempat mendapat gelar RAJA PENSI diJKT.
Di tahun 2007 mereka merilis album ketiga dengan judul “sssttt!!!”. Album yang penuh experiment ini direkam & dimixing sendiri dirumah dengan alat yang serba sederhana. mereka juga menambah pendewasaan lagu tanpa mengurangi cirri khas mereka yg sedikit nakal. Sound yg dihasilkan pun bs dipertanggung jawabkan, bahkan banyak yang berpendapat sound album ketigalah yang paling matang . Dialbum ini juga sebuah pembuktian bahwa Endank soekamti termasuk band yg sangat survive & exis. bahkan banyak yang berpendapat sound album ketigalah yang paling matang.
Demikian sedikit tentang Endank Soekamti sebagai salah satu band rock Indonesia.